Tren digitalisasi di industri otomotif global berkembang sangat masif dalam beberapa tahun terakhir. Ditandai dengan menjamurnya penggunaan layar hiburan berukuran besar serta integrasi sistem elektronik yang rumit pada dasbor, banyak produsen mobil berlomba-lomba memamerkan teknologi tercanggih mereka. Kendati demikian, PT Subaru Indonesia memilih untuk mengambil langkah berbeda. Pabrikan yang terkenal dengan sistem penggerak Symmetrical All-Wheel Drive ini menegaskan bahwa mereka sangat selektif dalam mengadopsi teknologi baru agar tidak mengorbankan aspek kenyamanan dan keandalan kendaraan.
Executive General Manager Subaru Indonesia, Adrian Quintano, menjelaskan bahwa setiap inovasi teknologi yang akan disematkan pada lini produk Subaru harus melalui proses pengujian yang sangat ketat dan matang. Pihaknya tidak ingin konsumen menjadi pihak yang dirugikan jika teknologi yang disematkan ternyata belum siap menghadapi dinamika di lapangan. Menurut Adrian, mobil bukanlah barang elektronik yang diganti setiap satu atau dua tahun sekali, melainkan sebuah investasi jangka panjang yang akan digunakan oleh pemiliknya selama bertahun-tahun dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem maupun kontur jalan yang beragam.
Prioritas Keselamatan dan Karakter Berkendara
Meskipun bersikap selektif, Subaru menegaskan bahwa mereka tidak menutup diri dari kemajuan zaman dan perkembangan teknologi digital. Perusahaan tetap membuka peluang adopsi fitur-fitur modern, dengan catatan fungsionalitas tersebut memberikan dampak positif yang nyata bagi pengemudi maupun penumpang. Karakter berkendara khas Subaru yang stabil, mudah dikendalikan, dan aman tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh digantikan oleh estetika digital semata.
Ada beberapa prinsip utama yang dipegang teguh oleh Subaru dalam menyikapi adopsi fitur baru pada kendaraan mereka, antara lain:
Memastikan sistem elektronik memiliki durabilitas tinggi untuk penggunaan jangka panjang di berbagai kondisi medan.
Mengutamakan fitur yang secara langsung meningkatkan aspek keselamatan aktif maupun pasif bagi seluruh penumpang.
Menjaga keseimbangan antara kecanggihan digital dengan kontrol mekanis yang presisi demi mempertahankan pengalaman berkendara (driving experience) yang murni.
Lebih lanjut, Adrian menambahkan bahwa keunggulan performa dan kenyamanan sebuah kendaraan tidak dapat dipahami secara utuh hanya dengan membaca spesifikasi di atas kertas atau melalui brosur penjualan. Oleh sebab itu, Subaru Indonesia secara rutin menyelenggarakan berbagai aktivitas uji coba langsung (test drive) serta merangkul komunitas otomotif. Melalui strategi ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk merasakan langsung ketangguhan dan kenyamanan nyata dari setiap lini kendaraan Subaru.
Sumber: otomotif.kompas.com