Menuju 500 Tahun Jakarta, Pramono Anung Targetkan Peserta Jakarta International Marathon Tembus 50.000 Pelari

Menuju 500 Tahun Jakarta, Pramono Anung Targetkan Peserta Jakarta International Marathon Tembus 50.000 Pelari

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menetapkan target besar untuk penyelenggaraan Jakarta International Marathon (JIM). Ia menginginkan jumlah partisipan ajang lari internasional tersebut ditingkatkan hingga menembus angka di atas 50.000 pelari. Target ambisius ini dicanangkan bukan tanpa alasan, melainkan sengaja diselaraskan dengan momentum bersejarah menjelang peringatan hari ulang tahun ke-500 Kota Jakarta yang akan jatuh pada tahun 2027 mendatang.

Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Pramono di hadapan jajaran direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku sponsor utama. Momen ini berlangsung di sela-sela acara peletakan batu pertama (groundbreaking) Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol di Jalan Ketel Uap, Jakarta Utara, pada Minggu (25/1/2026). Pramono menegaskan bahwa angka di atas 50.000 peserta akan menjadi simbol kemegahan yang sangat pas untuk menyongsong usia emas setengah milenium ibu kota.

Animo Tinggi dan Slot yang Kian Menipis Merespons target dari orang nomor satu di Jakarta tersebut, Direktur Utama BTN Nixon Lambok Pahotan Napitupulu menjelaskan bahwa untuk edisi BTN Jakarta International Marathon 2026 saat ini, pihak penyelenggara sebenarnya telah resmi membuka pendaftaran dengan total kuota sebanyak 44.500 pelari. Kompetisi ini dikonsepkan berjalan selama dua hari berturut-turut untuk mengakomodasi berbagai kategori jarak lari.

Hari pertama akan difokuskan untuk kategori jarak pendek, yaitu 5K dan 10K.

Hari kedua akan menyajikan tantangan yang lebih berat bagi para pelari, yakni kategori half marathon dan full marathon.

Hingga berita ini diturunkan, antusiasme masyarakat dan komunitas lari terbukti sangat masif. Nixon mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar sejauh ini sudah menyentuh angka sekitar 33.000 peserta. Dengan tren pendaftaran yang terus melonjak tajam, pihak BTN memprediksi seluruh sisa slot yang tersedia akan ludes terjual dalam waktu dekat, bahkan sebelum memasuki momen hari raya Lebaran.

Daya Tarik Global dan Kehadiran Sponsor Utama Daya tarik Jakarta International Marathon terbukti tidak hanya memikat pencinta olahraga domestik, melainkan juga mulai menggeliat di kancah internasional. Dari puluhan ribu peserta yang sudah mengamankan tempat, tercatat ada 293 pelari yang merupakan warga negara asing (WNA). Pihak penyelenggara sendiri memasang target optimis agar ajang tahun ini bisa menjaring hingga 1.000 pelari internasional dari berbagai belahan dunia.

Berdasarkan data demografi gender, mayoritas pendaftar saat ini masih didominasi oleh kaum Adam dengan komposisi sekitar 20.000 pelari laki-laki dan hampir 13.000 pelari perempuan. Selain partisipasi peserta yang tinggi, dukungan dari sektor korporasi juga sangat kuat, salah satunya dibuktikan dengan bergabungnya brand olahraga global, Nike, sebagai sponsor utama mendampingi Bank BTN. Menatap kesuksesan acara ini, Nixon juga membeberkan rencana besar untuk mengundang sejumlah pelari legendaris dunia agar dapat hadir dan memeriahkan aspal Jakarta.

Sumber: megapolitan.kompas.com