IBC Tegaskan Penguatan Kapasitas SDM Jadi Kunci Dongkrak Produktivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

IBC Tegaskan Penguatan Kapasitas SDM Jadi Kunci Dongkrak Produktivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Indonesian Business Council (IBC) menyatakan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia atau human capability merupakan faktor paling krusial dalam mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini dinilai mendesak demi menyelaraskan potensi besar kekayaan alam Indonesia dengan kompetensi tenaga kerja yang mumpuni. Chief Operating Officer (COO) IBC, William Sabandar, mengungkapkan bahwa ketiadaan pembangunan kapasitas yang berkesinambungan akan menciptakan kesenjangan besar yang menghambat kemajuan ekonomi di tengah ketatnya persaingan global.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, IBC secara konsisten membangun dialog strategis dan kolaborasi erat dengan berbagai asosiasi bisnis terkemuka di tanah air. Sektor swasta dinilai memegang peranan yang sangat besar dalam menutup celah kompetensi ini melalui serangkaian inisiatif dan gerakan bersama. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu melahirkan ekosistem kerja yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Sinergi Strategis Bersama Pemerintah Dalam upaya mewujudkan rencana tersebut menjadi aksi nyata, IBC bersama lintas asosiasi bisnis terus merancang pergerakan bersama guna meningkatkan produktivitas nasional. Pergerakan ini berjalan beriringan dengan agenda strategis pemerintah, khususnya melalui kemitraan erat dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)

William Sabandar juga menekankan bahwa pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak dapat dibebankan kepada pemerintah sendirian, melainkan membutuhkan kontribusi aktif dari seluruh elemen usaha. Sebagai bentuk komitmen tersebut, sebuah task force atau satuan tugas khusus telah dibentuk untuk mendorong implementasi inisiatif-inisiatif produktivitas secara konkret di lapangan.

Gelaran Indonesia Economic Summit 2026 Sebagai wadah perumusan kebijakan strategis di tengah ketidakpastian ekonomi global, IBC bersiap menggelar Indonesia Economic Summit (IES) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 3�4 Februari 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta. Forum internasional ini tidak hanya bertujuan memberikan rekomendasi reformasi kebijakan kepada pemerintah, tetapi juga dirancang untuk melahirkan kerja sama konkret antara sektor swasta dan publik di bawah koordinasi Bappenas.

Agenda akbar ini akan menghadirkan sekitar 100 pembicara dari dalam dan luar negeri, termasuk sejumlah pejabat tinggi negara seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan. Selain itu, perwakilan dari berbagai lembaga finansial global, investor internasional, hingga sovereign wealth fund terkemuka seperti Khazanah dan Mubadala dipastikan turut hadir untuk membahas arah baru pertumbuhan ekonomi global.

Sumber: money.kompas.com